RSS

Postingan di akhir bulan november

Judulnya tidak terlalu mencerminkan isi. Tapi mungkin sedikit menggambarkannya. Bulan november ini sedang sering-seringnya ujan. Jadi kalo ngampus sering banget keujanan. Ya ujannya si di luar guenya diruangan. Haha, gak ngaruh-ngaruh banget si. Cuma ya teteup aja suka sebel kalo mau pulang ujan kan jadi keujanan. Giliran musim hujan aja mikirnya aahh enakan musim panas. Giliran musim panas aja mikirnyaa ahh enakan musim hujan. Mungkin kayak gitu juga kali ya, beberapa kali liat posting temen-temen seangkatan dulu yang lagi hebohnya posting kemesraan dengan suami tercintah dan anak tersayang. Mereka pada gendong-gendong anak, nah gue gendong tas laptop *curcol.

Kalo lagi banyak tugas gini apalagi pas dosennya syusyaaah ditemuin, duh bawaannya pengen nikah aja biar ga ribet. Tapi nikah perlu duit, ya udah kuliah lagi *dagelan banget. Tapi jadi mikir lagi, halah masa gitu doang nyerah.

Eh, tetiba juga, gegara ujan, teringt masa lalu. Maksud gue, bener-bener lalu. Dimana tv masih sering nayangin nike ardila, nava urbah, Asia Bagus. Ingatan gue samar2 sebenerny karena masa-masa itu adalah masa-masa TK gue. Asia bagus, Najib ali. Ah apa kbar pak cik itu. Talkactive bgt!

Trus-trus kalo ujan gini gak bisa lepas dari indomie kuah pake telor. Dudududu... Hujan dan indomie itu adalah pasangan terserasi di Dunia. What a perfect match!

Hujan juga bikin gue mikirin masa depan. Tentang pertanyaan-pertanyaan siapa jodoh gue, akan bagaimanakah hidup gue ntar. Dan baru-baru ini gue kepikiran tentang TOEFL. Kayaknya gue mesti tes toefl itp, bila perlu ibt*kalo ada duit. IELTS juga kali ya. Hmm, tapi harus dipersiapkan ya, gak bisa sembarangan. Ngayal banget tes tanpa persiapan pengen dapet min 550, kecuali lu emang native. Hasilkan gak pernah mengkhianati proses, ya gak? :)

Yo wess lah, segitu dulu cuap-cuap gue di sore nan mendung gelap gulita ini. Bye bye... :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ganti ringtone

Setelah empat tahun lebih pake ringtone 'You got me'-nya Colbie Caillat, akhirnya saya beralih menggunakan 'Summer paradise'-nya Simpleplan feat Taka. Versi yg bareng Taka ini saya suka banget. Suara Taka bikin lagu ini lebih kece.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

mata

Hallo... malam ini saya lagi gak bisa tidur, kebanyakan tidur siang. Jadinya saya nulis aja lah. Saya ingin bercerita mengenai mata. Kebetulan gegara mata kanan saya lagi nyut-nyutan.

Mata itu katanya jendela hati. Sikap seseorang bisa dilihat jelas dari tatapan matanya. Saya juga terheran-heran, kok bisa liat orang senyum tulus atau enggak juga dari matanya.

Saya juga jatuh cinta sama seseorang gegara matanya yang 'meneduhkan'. Kalo kata orang siy "dari mata turun ke hati". Eeaa....

Mau saya kasih satu rahasia gak, bahkan ni yah kalo lagi di foto keliatan mata orang yang bahagia dan tidak.

Ngomongin mata, saya dulu sempet kepikiran 'keren kali ya klo pake kacamata'. Kayanya hits gimana gitu. Tapi pas nyoba, kok kya ngeganjel gimana gitu.

Udah itu aja dulu.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Energi mengutarakan isi hati

Dalam kehidupan ini, kita sering dihadapkan pada komunikasi dengan komunitas atau personal. Jika seseorang berbicara dengan orang lain, pasti dipengaruhi pula oleh latar belakang pendidikan, sosial, budaya, agama, pengetahuan, rasa humor, dan lainnya. Jika seseorang dekat dengan seseorang lainnya, maka ia akan lebih terbuka dalam mengeluarkan ide dan perasaan. Jika kadar hubungannya biasa saja, maka akan banyak rasa segan, ketidaknyamanan, tidak enakan, sehingga membuat pembicaraan menjadi terbatas.

Sehingga, jika ada seseorang berani dengan 'frontal' dan terbuka mengungkapkan isi hatinya, coba lihat kembali, mungkin ia care dengan lawan bicaranya. Karena untuk mengungkapkan isi hati dibutuhkan energi.

Istilahnya gini, kalo emang orang lain tersebut tidak terlalu dekat atau diperkirakan ia sulit menerima masukan, ngapain juga kita harus menasehati, mencurahkan isi hati, mengatakan pendapat kita sebenarnya. Kita akan lebih memilih menghindari konflik. Kebanyakan dari kita akan mencari posisi aman, bukan??

Jadi, bersyukurlah jika ada orang yang ada disampingmu mengungkapkan isi hatinya. Mungkin ia adalah spesies yang jarang kau temukan dalam perjalanan hidupmu. :P

Begitu...

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Hikayat sherpa dan pendaki

Teman, apakah kau pernah berpikir tentang hidup ini. Apa yang kita pikirkan, apa yang orang lain pikirkan, berbagai catur pemikiran. Dan alam lah yang menentukan pemenangnya.

Dibalik itu semua, ada sebuah kisah yang ingin aku ceritakan. Aku beri judul 'Hikayat sherpa dan pendaki'.

Alkisah hiduplah seorang asing yang ingin menaklukkan gunung tertinggi didunia. Ia pun datang dari tempat yang jauh menuju gunung impiannya. Dikarenakan ia tak tau arah, ia pun menuju desa setempat dikaki gunung. Tempat berkumpul kaum sherpa. Kaum yang secara alami 'bersatu' dengan gunung tertinggi. Salah seorang sherpa pun menyetujui untuk membantu pendaki ini. Mulailah mereka berangkat. Berbagai rintangan dan salju dingin dilewati mereka untuk mencapai tujuan pendaki. Tujuan Sherpa ini hanya satu yakni membantu pendaki sampai ke puncak impian. Sherpa ini membantu orang lain mewujudkan impiannya.

Sampai suatu saat sang pendaki hampir jatuh dan ditolong oleh sherpa. Mereka harus mengerahkan tenaga,  memaksimalkan tabung oksigen dan berspekulasi tentang garis hidup dan mati. Sampai akhirnya mereka sampai ke puncak tertinggi didunia.
Sang pendaki memotokan sang sherpa. Namun ketika sang sherpa menawarkan diri untuk memoto pendaki, pendaki itu menolak. Memang, kadang keindahan yang sangat indah terkadang baiknya tak diganggu dengan apapun, termasuk jepretan. Keindahan yang ingin dinikmati dengan kekhusukan.

Namun, engkau taukah apa kata dunia?? mereka berkata, "wah, sang pendaki adalah orang pertama berhasil menaklukan gunung tertinggi". Media lupa dengan Sherpa. Dunia lupa dengan sherpa. Seorang yang mendukung orang lain menuju tujuannya. Dunia hanya tau hasilnya. Dunia tidak peduli dengan hal lainnya.

Dibelahan dunia lain pun terjadi cerita yang demikian mirip. Seorang pribumi yang terbiasa melihat bunga raksasa memberitahu pada penguasa dari negeri asing. Namun kau tau apa yang dilakukan dunia? Dunia hanya mencatat nama penguasa itu. Dunia mengabadikan nama penguasa itu. Siapa perduli dengan rakyat negri jajahan?? Dunia hanya kenal penguasa.Dunia mengenal bunga itu dengan sebutqn Bunga Rafflesia Arnoldi. Bagaimana dengan pribumi? Tidak ada yang perduli. Dunia tidak perduli dengan orang yang lemah, yang tidak punya kekuasaan. Walaupun pribumi ini membantu penguasa untuk menemukan ke'ajaib'an.

Ya...

Beginilah dunia sherpa dan pendaki.

Beginilah dunia pemimpi dan pemimpin.

Hidup ini pilihan. Apa yang aku pilih apa yang engkau pilih. Apakah pilihanmu menjadi sherpa atau pendaki? Jika kau memilih menjadi pendaki tiada yang salah. Jika kau memilih menjadi sherpa tiada  yang salah. Hanya, jika kau menjadi sherpa, kau butuh tenaga lebih untuk membantu dengan keiklasan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Percobaan: Bikin Kerupuk Jengkol

Jadi ceritanya begini, Si abang abis ikut temannya nyari jengkol. Adik saya yang satu ini emang harus diacungi jempol dalam urusan nyari jengkol. Pulang-Pulang dia bawa jengkol satu karung kecil. Lah kita kan kaget lah ya dirumah, ini jengkol mau diapain. Trus momski berinisiatif bikin gulai jengkol.  Saya sih gak terlalu suka jengkol, saya lebih suka petai atau kabau heheheee yang baunya lebih menantang wkwkwkk. Tekstur jengkol tuh menurut saya terlalu keras.

Sehari kemudian jengkol masih numpuk. Ihhh akika geregetan nek liat jengkol yang gak diapa-apain itu, Trus timbul ide bikin kerupuk jengkol. Berhubung saya gak tau cara bikinya jadilah saya googling.

Menurut info di internet, bahan-bahan bikin kerupuk jengkol adalah tepung tapioka, garam, penyedap rasa, bawang merah, bawang putih, dan tentu saja jengkolnya. Nah, nah, saya bingung kan yak tepung tapioka itu apa, terjadi perdebatan  sama nitut tepung tapioka itu tepung apa.

"Woh ndak bikin kerupuk jengkol tut, bahannyo tepung tapioka. Tapi tepung tapioka tu apo?"
"Gandum tu na woh"
"Ah maso, sagu dak?"
 "Aii entah, beli bae woh kerupuk jengkol yang lah jadi, litak-litak i badan bae. Bikin belum tentu berhasil."
"Ahh kau ni dak tau seniiii...." 
Bingung-bingung googling lagi dan ternyata tepung tapioka itu beda sama tepung dan sagu, tapi tepung tapioka bisa digantikan dengan tepung sagu. Oke fix, saya pun ke warung beli sagu seperempat kg.

Langkah-langkahnya adalah pertama jengkol direbus sampai lembut, kemudian haluskan. Campukan jengkol yang dihaluskan tersebut dengan sagu, garam halus, penyedap rasa dan bawang merah dan putih yang telah dihaluskan. Aduk rata. Setelah adonan rata maka bentuk kayak pempek lenjer. Terakhir kukus.

Pas ngecek kukusan kok bentuknya gini yaaa.... kok kayak lem, lengket banget. Hati sudah mulai deg-degan takut kalo gagal. Aduh-aduh piye iki. Kemudian saya angkat adonan yang udah dikukus tadi dan didinginkan berharap moga-moga gak selengket tadi. Trus pas udah dingin di iris tipis-tipis, itu kata instruksi diinternet. Lah ini pegimane susyah amat ngirisnya lengket binggooo hiks.

Trus nyari-nyari ide, ah udah ambil minyak goreng olesin di pisau sebelum ngiris. huft, lumayan berhasil, tapi irisannya masih ketebelan. Akhhhh.... sebel banget. Tapi ya teteup saya iris semua yang ada sampe abis. Trus langkah terakhir di jemur. Gilaak lebih dari empat jam bikin ginian.

Ngejemur hari pertama; masih belum kering,

Nejemur hari kedua: agak kering, ini gegara irisan yang ketebelan, tapi lumayanlah yak udah bisa dimakan. Ini penampakan kerupuk jengkol bikinin sayaaaa. Saya menamainya "Kerupuk jengkol hasil karya seni disuatu hari di bulan Agustus".

Uh yeaahhh... This is it! Kerupuk jengkol a la chef Disfa *halaaahh

Rasanyaaaa.... Ehm.... STD BGT, standar banget -_-


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Memperingati hari lahir

Beberapa hari yang lalu adalah ulangtahunku. Tidak banyak keinginanku. Di usia yang bertambah dewasa ini aku berharap bisa mengerti dan bersikap iklas tentang apapun. Menikmati berkah, anugrah & karunia yang ada sekarang, tanpa terlarut pada masa lalu dan masa depan.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Selamat datang Ramadhan

Selamat datang Ramadhan, bulan yang penuh berkah. Awal Ramadhan kali ini, saya masih di Jogja. Sepi. Dikosan cuma kesisa tiga orag lagi, termasuk saya.

Semoga kita selalu diberi kberkahan, kesehatan, perlindungan, keberkahan dan keselamatan dari Allah SWT. Amiin yra :D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Traditional dance

Saya baru aja pulang dari nonton pertunjukan budaya di kampus. Tadi ditampilin berbagai tarian dari berbagai daerah di Indonesia. Saya nontonnya gak sampe selesai sih... Tapi tadi teringat sama masa-masa dimana saya nari dulu. Hahaha.... tarian pertama adalah tari dinding bak dinding dari Padang. Aih.. Saya pas TK dulu nari ini, nampil di panggung pantai panjang. Waktu TK lumayan sering saya nari tapi yang paling berkesan adalah tarian ini karena nadanya enak "dinding bak dinding oii dinding bak dindinggg....."

Terus-terus tadi ada tarian Aceh saya grup cowok dan grup cewek. Ahh... saya inget juga pernah nari ini sama anak-anak BEC, diajarin sama miss mil buat tampil pas perpisahan. Aihhhh... jadi kangen anak BEC; seli, jumi, ola. anahe, lani, galuh, rohi, lia, mis mil, ka inab, ka wiwit, kak maria, imah, day, aahhh semuanya dah. Jadi inget nari ini pas di Situ Gintung waktu perpisahan BEC. Ah... masa-masa yang berkesan banget lah di BEC itu, walaupun tempatnya gak layak banget sama yang dijanjikan, banyak tikus, berantakan, tapi entah mengapa rasanya hati tenang, tentram, bahagia banget sama mereka ini. Saya  inget abis nari ini, gak lama kemudian kita pulang liburan lebaran dan semua anak akan pindah dari BEC. Pas mau berangkat megang koper saya nangis kejer banget karena tau pas pulang kembali nanti kami sudah punya tempat kosan masing-masing. Jadi ya, tari saman ini, memiliki memori yang 'menjalar-jalar'. Bagian yang paling saya suka adalah pas bagian gelombang. Ciamik kece badai halilintar sukaaaa. Saya gak paham apa arti liriknya tapi liriknya tu kalo gak salah gini:"haila otsa... ilulaombakme...."

Ada tarian-tarian lainnya yang saya bawakan sewaktu SMP. Ya... karena emang harus buat nilai mata pelajaran kesenian. Tari  melayu, tari persembahan, modern dance, tapi gak terlalu menarik bagi saya coz kalo yang udah rada gemulai-gemulai ini bodi nolak gitu wkwkkwk...
:D

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Perihal 'Rindu'

Akhirnya selesai juga baca bukunya Tereliye ‘Rindu’. Gila, tiga bulan buat nyelesai buku ini. Ini rekor novel terlama yang saya baca. Tapi tetep aja saya lanjutin baca. Perlahan tapi pasti selesai juga buku ini. Hmm... secara keseluruhan bukunya bagus, tapi terlalu flat dan bisa ditebak arahnya mau kemana. Tapi lumayan lah untuk mengisi waktu senggang. Walau bagaimanapun saya menghargai tulisan ini. Jadi seorang penulis pasti sussyaah ya. 

Tapi ada yang bikin saya terkesan dalam buku ini, dihalaman 492 ada tulisan begini waktu Gurutta menjelaskan hakikat cinta sejati pada Ambo:
“Apakah cinta sejati itu? Maka jawabannya, dalam kasus Kau ini, cinta sejati adalah melepaskan. Semakin sejati perasaan itu, maka semakin tulus Kau melepaskannya. Persis seperti anak kecil yang menghanyutkan botol tertutup dilautan, dilepas dengan rasa suka-cita. Aku tau Kau akan protes, bagaimana mungkin? Kita bilang itu cinta sejati, tapi Kita justru melepaskannya? Tapi inilah rumus terbalik yang tidak pernah dipahami para pencinta. Mereka tidak pernah mau mencoba memahami penjelasannya, tidak bersedia”

“Lepaskanlah, Ambo. Maka besok lusa, jika dia adalah cinta sejatimu, dia pasti akan kembali dengan cara mengagumkan. Ada saja takdir hebat yang tercipta untuk kita. jika dia tidak kembali, maka sederhana jadinya, itu bukan cinta sejatimu. Hei, Ambo, kisah-kisah cinta didalam buku itu, di dongeng-dongeng cinta, atau dihikayat orang tua, itu semua ada penulisnya. Tapi kisah cinta Kau, siapa penulisnya? Allah. Penulisnya adalah pemilik cerita paling  sempurna di muka bumi. Tidakkah sedikit saja Kau mau meyakini bahwa kisah Kau pastilah yang terbaik yang dituliskan”

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS